Cara Mudah Ubah Rumah Anda Menjadi Homestay

18 September 2018

Cara Mudah Ubah Rumah Anda Menjadi Homestay

Homestay./ Foto: Gowrinivas.com

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata tengah gencar meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Bahkan berbagai destinasi pariwisata baru ditetapkan. Alhasil, Indonesia kian dikenal ke berbagai negara akan keindahan alam dan budayanya. Semakin banyak turis yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata, bahkan hingga ke pelosok kampung.

Salah satu program untuk mendukung kesuksesan pariwisata tersebut adalah menciptakan ribuan homestay. Masyarakat pun diajak terlibat untuk mendirikan homestay tersebut, karena pada dasarnya, homestay adalah rumah biasa yang disewakan kamar-kamarnya kepada turis selama beberapa waktu dan mereka tinggal satu rumah dengan pemiliknya.

Namun, karena kurangnya pemahaman akan homestay tersebut, maka masih banyak pemilik rumah yang hanya menyediakan fasilitas seadanya.

Nah, bagi masyarakat, terutama yang berada di daerah-daerah dengan potensi alam dan budaya yang bakal menarik minat wisatawan, sebaiknya segera persiapkan rumah Anda menjadi penginapan alternatif bagi para turis. Mau penghasilan tambahan, bukan?

Berikut ini cara mudah ubah rumah Anda menjadi homestay

1. Modal

Anda tetap harus mengeluarkan uang dari kantong, meski tak begitu banyak. Akan ada sedikit perubahan dan perbaikan fasilitas, yang ada dalam rumah, seperti perubahan toilet yang modern (closet duduk)  atau kamar yang menggunakan kasur yang lebih tebal. Jika memungkinkan, ciptakan juga beberapa hal unik yang akan ditampilkan.

2. Perizinan

Perizinan adalah hal dasar yang harus Anda lakukan ketika memutuskan untuk menjalankan sebuah homestay. Sebagaimana peraturan yang berlaku, sebelum satu usaha baik itu badan hukum (CV, PT, Koperasi) maupun perorangan berjalan wajib mengurus izin gangguan atau disebut HO (Hinderordonnantie) di Kantor Dinas Perizinan dimana usaha akan dijalankan.

Untuk menjalankan usaha, selain izin gangguan, Anda juga diwajibkan memiliki izin operasional. Untuk pendirian usaha homestay, izin operasional berupa tanda daftar usaha pariwisata (TDUP). Sebab homestay termasuk dalam usaha yang bergerak di bidang pariwisata.

3. Kamar dan Fasilitasnya

Sebagaimana disampaikan di atas, salah satu cara mudah ubah rumah Anda menjadi homestay dimulai dari kamar tidur. Ini merupakan bagian penting dari sektor ini. Sebagai pemilik rumah, Anda harus memastikan bahwa fasilitas dasar seperti tempat tidur, kasur, bedcover, hingga sarung bantal dan selimut, harus bersih dan rapi yang tersedia dalam kamar tersebut. Sediakan juga perlengkapan mandi, dan lainnya di setiap kamar.

4. Maksimalkan runag yang ada

Jika terdapat ruang tambahan atau ruang lain yang tidak begitu digunakan, maksimalkan dengan beberapa furnitur fungsional sebagai ruang istirahat, bersantai atau bahkan semacam lobi penerima tamu, jika ruangan tersebut berada dekat akses masuk.

Untuk furnitur, ornamen atau perabotan lain, Anda bisa berkreasi sendiri dengan memanfaatkan barang bekas dari kayu, karet atau semacamnya untuk menampilkan kesan unik dari homestay Anda. Atau bisa juga memanfaatkan barang dan aksesori kerajinan lokal sebagai bentuk promosi sekaligus pemasaran.

5. Perjanjian

Meskipun hanya sebuah homestay, sebagai pemilik wajib membuatkan perjanjian hitam di atas putih yang jelas untuk tamu Anda. Ini mencakup rincian tentang fasilitas homestay Anda, termasuk syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi.

Perjanjian tersebut akan menjadi alat yang berguna jika ada masalah yang kemudian timbul, seperti masalah kriminal dan lainnya.

6. Berikan Panduan

Jika memungkinkan, Anda pun bisa meninggalkan panduan kepada tamu Anda mengenai siapa yang harus dihubungi jika ada pertanyaan atau masalah. Tuliskan juga hal-hal seperti kata sandi Wi-Fi jika tersedia.

7. Hormati Privasi Tamu

Ini merupakan salah satu hal yang paling penting ketika Anda mengelola sebuah homestay. Pastikan bahwa Anda dan seluruh anggota keluarga di rumah tersebut untuk menghormati privasi para tamu di rumah Anda.

Bahkan meskipun mereka tinggal di rumah Anda, Anda tidak punya hak untuk berada di kamar mereka saat mereka keluar, apalagi sampai membongkar dan memeriksa barang bawahan mereka. Pastikan bahwa kunci kamar mereka benar-benar berfungsi dengan sempurna, baik dari dalam maupun dari luar, sehingga mereka benar-benar merasa aman dan nyaman.

8. Iklankan homestay Anda

Di era serba digital saat ini, ada baiknya Anda mengiklankan homestay Anda. Ragam cara bisa ditempuh, baik yang berbayar atau gratis, seperti melalui media sosial dan jejaring komunikasi lain. Tampilkan foto rumah dan fasilitas kamar, sekaligus alamat dan kontak Anda untuk meyakinkan dan memudahkan para konsumen atau turis.

Jangan lupa, sampaikan juga gambaran akan potensi wisata serta keunggulannya yang ada di daerah Anda. Lengkapi juga dengan foto atau video mengenai potensi tersebut, agar mereka semakin tertarik untuk berkunjung.



Baca juga

15 Agustus 2023
Pengusaha Timur Tengah Butuh 15 Ton Robusta
Kopi asal Sumatera (Sumatera Coffee) tak kalah saing dengan jenis kopi top lain.Banyak diminati di luar negeri. Tak terkecuali pengusaha asal Timur Tengah. Seorang pengusaha kopi ibu kota, Racha, bahkan rela datang ke Sumsel. Dia bermaksud mendapatkan sendiri 15.000 kg (15 ton) kopi jenis Robusta dari Bumi Sriwijaya.
6 Juni 2023
Properti Pasca pandemi COVID-19
Pasca pandemi COVID-19, pasar properti mengalami perubahan yang signifikan, mislanya Perubahan Pola Permintaan: "Kebutuhan dan preferensi konsumen terhadap properti telah berubah. Banyak orang sekarang mencari rumah yang menawarkan ruang tambahan untuk bekerja dari rumah, seperti ruang kerja atau area yang dapat diubah menjadi kantor. Selain itu, permintaan terhadap properti yang menawarkan akses mudah ke ruang terbuka, taman, atau fasilitas rekreasi juga meningkat".
6 Juni 2023
Perubahan Pasar Properti Pasca Pandemi Covid-19
beberapa perubahan yang signifikan dalam pasar properti, misalnya seperti : Perubahan Preferensi Rumah: Setelah penguncian dan bekerja dari rumah, banyak orang menghargai ruang tambahan dan kenyamanan di rumah. Permintaan untuk rumah dengan ruang kerja, taman, atau ruang terbuka telah meningkat. Selain itu, lokasi yang lebih terpencil atau pinggiran kota yang menawarkan lebih banyak ruang juga menjadi populer. Pertumbuhan Pasar Real Estate Digital: Pandemi telah mempercepat adopsi teknologi di industri properti. Penjualan rumah secara virtual, tur virtual, dan pemasaran online semakin umum. Platform daring yang menghubungkan pembeli dan penjual properti juga semakin populer. Kenaikan Permintaan Ruang Komersial Alternatif: Banyak perusahaan mengadopsi kerja jarak jauh atau fleksibilitas kerja setelah pandemi. Ini telah mendorong permintaan akan ruang komersial alternatif seperti co-working spaces, ruang fleksibel, atau ruang kolaboratif. Pengusaha semakin mencari solusi yang lebih adaptif dan ekonomis untuk kebutuhan perkantoran mereka.
13 Mei 2023
Silaturahmi dan Halal Bihalal ke Sultan Iskandar Muda Palembang
Bapak ir. Judy Liestianto selaku pimpinan dari PT. Asri Rancang Selaras beserta rombongan dari Srikandi Sriwijaya Palembang melakukan silaturahmi dan halal bihalal ke kediaman Sultan Iskandar Muda di Jalan Torpedo Palembang
6 Mei 2023
Investasi Sektor Properti Naik 12% Tembus Rp 36,1 Triliun
Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di sektor properti sepanjang kuartal I 2023 naik 12% menjadi Rp 36,14 triliun dibandingkan periode sama 2022 sebesar Rp 32,15 triliun Investasi properti mencakup perumahan, kawasan industri, perkantoran, hotel, dan restoran.